Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Biosfer adalah bagian dari sistem planet bumi yang meliputi atmosfer (udara), lithosfer (tanah) dan hidrosfer (air), dimana segala kehidupan berkembang 

(gambar 1).


1.                  Atmosfer (udara)
            Atmosfer bumi adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi , dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Atmosfer bumi tediri atas nitrogen (78,17%) dan oksigen (20,97%), dengan sedikit argon (0,9%), karbondioksida (sekitar 0,0357%), uap air, dan gas lainnya. Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi ultraviolet dari matahari dan mengurangi suhu ekstrem diantara siang dan malam. Lapisan gas pada atmosfer tersebut sekitar 75% berada dalam 11 km dari permukaan planet.
2.                  Lithosfer (tanah)
            Asal kata lithos artinya batuan, dan sphere artinya lapisan. Lithosfer yaitu lapisan kerak bumi yang paling luar dan terdiri atas batuan dengan ketebalan rata-rata 1200 km.
3.                  Hidrosfer (air)
            Hidrosfer adalah lapisan air yang menutupi permukaan bumi membentuk samudera, laut, rawa, danau, sungai, tumpukan es, awan, uap air, dan lain-lain. Air yang terdapat dipermukaan bumi dapat berbentuk padat (seperti es, gletser), berbentuk air (seperti air sungai, air danau, air laut), dan berbentuk gas (seperti awan dan uap di udara/atmosfer).Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) Bumi. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 miliar tahun dari 4,5 miliar tahun usia Bumi.Seluruh ekosistem di dunia disebut biosfer. Dalam biosfer, setiap makhluk hidup menempati lingkungan yang cocok untuk hidupnya. Lingkungan atau tempat yang cocok untuk kehidupannya disebut habitat. Dalam biologi kita sering membedakan istilah habitat untuk makhluk hidup mikro, seperti jamur dan bakteri, yaitu disebut substrat.Dua spesies makhluk hidup dapat menempati habitat yang sama, tetapi tetap memiliki relung (nisia) berbeda. Nisia adalah status fungsional suatu organisme dalam ekosistem. Dalam nisianya, organisme tersebut dapat berperan aktif, sedangkan organisme lain yang sama habitatnya tidak dapat berperan aktif. Sebagai contoh marilah kita lihat pembagian nisia di hutan hujan tropis. Suatu benda dinyatakan hidup atau maklhuk hidup jika memiliki ciri-ciri :
1.      Melakukan pertukaran zat atau metabolisme; artinya adanya zat yang masuk dan keluar.
2.      Tumbuh; artinya bertambah besar karena pertambahn dalam dan bergerak.
3.      Melakukan reproduksi atau berkembang biak.
4.      Memiliki irritabilitas atau kepekaan terhadap rangsangan dan memberikan reaksi terhadap rangsangan itu.
5.      Memilki kemampuan mengadakan adaptasi terhadap lingkun rangsangan itu.

Makhluk Hidup

            Definisi makhluk hidup dalam biologi dan ekologi organisme (bahasa Yunani: organon yang berarti alat) adalah kumpulan molekul-molekul yang saling memengaruhi sedemikian sehingga berfungsi secara stabil dan memiliki sifat hidup.Istilah organisme kompleks mengacu pada organisme yang memiliki lebih dari satu sel. nama lainya yag sering disebut selain organisme adalah makhluk hidup . Organisme terdiri dari manusia ,tumbuhan, hewan, serta mikro organisme.

About Faisal Respatiadi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top